Matahari pas diatas Surabaya

Surabaya yang semakin panasJika kota-kota lain di Jawa Timur saya mendengar berita sudah turun hujan, Beberapa hari ini Surabaya malah terasa sangat panas. Selama itu kota ini sudah terkenal panasnya disiang hari malah bertambah semakin panas. Memang bulan Oktober ini matahari pas berada diatas Surabaya, suhu mencapai 37 derajat. Hal ini menurut BMG disebabkan adanya pemanasan global oleh industri dan berjubelnya kendaraan bermotor yang semakin banyak di kota metropolis ini. Kekuatan angin diprediksi oleh BMG akan semakin kencang, bahkan kecepatan angin tertinggi bisa mencapai 35 km per jam, kencangnya angin tersebut antara lain juga disebabkan badai tropis yang terjadi di Filipina beberapa hari lalu . Angin sekencang itu dapat menumbangkan pohon dan dapat membawa penyakit.
Sampai kapan panas kondisi seperti ini terjadi? Diperkirakan awal Desember sudah turun hujan. Jadi masih lama kita berpanas-panas ria he..he..he..Untuk menjaga tubuh kita tidak terlalu berlebihan terkena dehidrasi adalah dengan mengurangi aktifitas kita diluar rumah dan perbanyak minum air.
Meski semua itu terjadi, saya masih mengucapkan sujud syukur kepada Allah SWT karena di kota ini masih aman dari bencana. Bagaimana dengan kota anda? semoga juga aman. Seperti kita dengar dan lihat di TV, Kemarin gempa menggguncang Sumatra barat dengan kekuatan 7,6 pada skala richter. Hal ini sudah sangat kuat. Guncangan gempa sekuat ini dapat menimbulkan sunami yang beberapa tahun lalu mengguncang Aceh juga karena gempa berkekuatan 7 skala richter. Melalui post ini mari kita mendo’akan saudara-saudara kita yang tertimpa musibah agar kuat dan tabah dalam mengahadapi ujian ini. Semoga Negara kita bebas dari bencana, malapetaka dan aman selalu. Amien..






Categories:
Tags:






Namaku Lukito Wiyono. Berasal dari Kota Pahlawan Surabaya. Kota yang panas, yang penuh sesak oleh manusia, kota yang khas dengan teriakan supporter Boneknya, kota yang (selalu) membuat kecewa setiap perantauan yang datang. Kota yang menjanjikan fatamorgana kehidupan, kemewahan dan keangkuhan gedung-gedung pencakar. Dengan makanan Semanggi Suroboyo-nya, dengan rujak cingur-nya, dengan lontong balap-nya membuat aku enggan meninggalkanmu.


sepertinya surabaya itu panas sekali ya mas…