Lahap Kelinci Palsu

Kelinci memang makanan lezat bagi beruang. Maka beruang kutub ini dengan lahap ”ciak” kuping kelinci coklat di Kebun Binatang Buenos Aires, Argentina, Kamis (9/4) lalu. Bukankah itu kelinci bohong-bohongan? Memang, tapi kelinci palsu itu terbuat bahan makanan lezat. Jadi, beruang itu tak tertipu. Pelajarannya: kalau mudah tertipu, mana bisa jadi kaum ”beruang”?






Categories:
Tags:






Namaku Lukito Wiyono. Berasal dari Kota Pahlawan Surabaya. Kota yang panas, yang penuh sesak oleh manusia, kota yang khas dengan teriakan supporter Boneknya, kota yang (selalu) membuat kecewa setiap perantauan yang datang. Kota yang menjanjikan fatamorgana kehidupan, kemewahan dan keangkuhan gedung-gedung pencakar. Dengan makanan Semanggi Suroboyo-nya, dengan rujak cingur-nya, dengan lontong balap-nya membuat aku enggan meninggalkanmu.

